Bina Desa HIMASOS Bersama WALHI dan Sangpuan Dorong Penguatan UMKM Pesisir Desa Batu Beriga

17 Jul 2026 23
Bina Desa HIMASOS Bersama WALHI dan Sangpuan Dorong Penguatan UMKM Pesisir Desa Batu Beriga

Batu Beriga, 17 Juli 2026 – Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS) Universitas Bangka Belitung menutup rangkaian Program Bina Desa (Bindes) HIMASOS 2026 dengan menyelenggarakan Workshop Kolaborasi Bina Desa HIMASOS 2026 bersama Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Kepulauan Bangka Belitung dan Sangpuan. Mengusung tema “Menguatkan Perekonomian Pesisir melalui Inovasi Kemasan dan Digital Marketing Produk Lokal”, kegiatan ini menjadi agenda penutup dari Program Bina Desa HIMASOS 2026 yang telah dilaksanakan selama 12 hari sebagai bentuk komitmen HIMASOS dalam mendukung pemberdayaan masyarakat pesisir.


Workshop yang dilaksanakan pada hari Jumat, 17 Juli 2026, pukul 13.00–15.00 WIB di Rumah Produksi Desa Batu Beriga ini diikuti oleh masyarakat setempat, khususnya para ibu dan pelaku UMKM, serta didampingi oleh seluruh panitia Bina Desa HIMASOS 2026. Kolaborasi antara HIMASOS, WALHI, dan Sangpuan menjadi wujud sinergi antara mahasiswa, organisasi masyarakat sipil, dan masyarakat desa dalam pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat pesisir dalam mengembangkan nilai jual produk lokal melalui inovasi kemasan dan pemanfaatan pemasaran digital. Melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan tersebut, masyarakat diharapkan mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas, memiliki identitas yang jelas, serta mampu bersaing di pasar yang lebih luas sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan perekonomian masyarakat pesisir.

Workshop dikemas secara interaktif melalui sesi pemaparan materi dan praktik langsung. Pada sesi pertama, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya regulasi dan legalitas produk, mulai dari pencantuman logo produk, informasi pada label kemasan, perizinan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sesuai dengan jenis produk yang memerlukan izin, hingga sertifikasi halal sebagai upaya meningkatkan kepercayaan konsumen dan daya saing produk di pasar. Materi tersebut diharapkan mampu mendorong pelaku UMKM untuk menghasilkan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memenuhi standar legalitas yang berlaku.

Memasuki sesi praktik, peserta mendapatkan pendampingan secara langsung dalam memanfaatkan media sosial Facebook sebagai sarana promosi dan pemasaran produk lokal. Narasumber memberikan pelatihan mengenai cara membuat unggahan yang menarik, memperkenalkan produk kepada calon pelanggan, serta memanfaatkan fitur-fitur Facebook untuk memperluas jangkauan pemasaran. Melalui praktik ini, peserta memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan strategi pemasaran digital yang sederhana namun efektif untuk mendukung pengembangan usaha mereka.

Seluruh rangkaian workshop didampingi oleh narasumber dari WALHI dan Sangpuan bersama panitia Bina Desa HIMASOS 2026. Antusiasme peserta selama mengikuti materi hingga praktik menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam mengembangkan potensi usaha berbasis sumber daya lokal yang dimiliki Desa Batu Beriga.

Melalui workshop ini, HIMASOS Universitas Bangka Belitung berharap kolaborasi yang telah terjalin bersama WALHI dan Sangpuan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Batu Beriga. Selain menjadi penutup rangkaian Program Bina Desa HIMASOS 2026, kegiatan ini juga diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong lahirnya pelaku UMKM pesisir yang lebih inovatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta mampu meningkatkan daya saing produk lokal di era digital sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat.