Mahasiswa Sosiologi UBB Antusias Ikuti Kuliah Tamu Bersama Oki Rahadianto, Ph.D.
02 Apr 2026 93
Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Bangka Belitung telah sukses menyelenggarakan kuliah tamu bertajuk “Teori Sosial Kritis dan Postmodern Part 2: Memahami Pemikiran Raewyn Connell” pada Kamis, 2 Maret 2026. Acara ini menghadirkan narasumber Oki Rahadianto, Ph.D., dosen Sosiologi Universitas Gadjah Mada (UGM), yang dikenal aktif dalam kajian teori sosial kontemporer. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom dan diikuti oleh puluhan mahasiswa Sosiologi FISIP UBB dengan antusiasme tinggi.
Dalam kuliah tamu ini, Oki Rahadianto, Ph.D. membimbing peserta untuk memahami pemikiran Raewyn Connell, terutama kontribusinya dalam teori gender, maskulinitas, dan struktur sosial global. Diskusi berlangsung interaktif, di mana mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan baru mengenai teori sosial kritis dan postmodern, tetapi juga diajak untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis terhadap isu-isu sosial yang relevan dengan konteks global maupun lokal.
Koordinator Program Studi Sosiologi, Herza, M.A., menekankan bahwa kegiatan kuliah tamu dengan menghadirkan dosen dari kampus unggulan merupakan bagian penting dari penguatan kualitas pembelajaran. Ia menyampaikan bahwa kerja sama dengan kampus-kampus yang telah memiliki reputasi akademik tinggi, seperti UGM, perlu terus dilanjutkan.
Menurutnya, proses perkuliahan bersama narasumber eksternal, seperti Oki Rahadianto, memberikan dampak nyata terhadap antusiasme mahasiswa. Selain itu, mahasiswa juga mendapatkan kekayaan perspektif teori yang selama ini mungkin belum banyak dieksplorasi dalam perkuliahan reguler.
Herza juga menyoroti bahwa pemikiran Raewyn Connell relatif jarang dibahas secara mendalam dalam satu sesi khusus. Namun, melalui kuliah tamu ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman yang lebih fokus dan komprehensif. Ia menambahkan bahwa pemikiran Connell sangat relevan untuk mengkritisi realitas sosial serta perkembangan ilmu sosiologi di Indonesia, yang selama ini cenderung didominasi oleh perspektif northern theory atau teori dari dunia Barat. Padahal, konteks sosial Indonesia memiliki karakteristik yang berbeda sehingga membutuhkan pendekatan yang lebih kontekstual.
Lebih lanjut, Herza menjelaskan bahwa kerja sama akademik dengan berbagai institusi telah berjalan cukup intens. Selain dengan UGM, Program Studi Sosiologi UBB juga pernah menghadirkan sejumlah akademisi seperti Prof. Heru, Ari Sukito (Wakil Rektor UGM), serta Najib yang kini menjabat sebagai Sekjen PBNU dan telah menjadi guru besar. Tidak hanya itu, kolaborasi juga dilakukan dengan institusi luar negeri seperti Universitas Sains Malaysia.
Ia menegaskan bahwa pola kolaborasi ini perlu terus dipertahankan karena terbukti memberikan pengalaman akademik yang berharga dan berbeda bagi mahasiswa. Kegiatan seperti ini dinilai mampu memperkaya wawasan, memperluas jejaring akademik, serta memperkuat kapasitas intelektual mahasiswa Sosiologi UBB.
Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi mahasiswa untuk memperkaya perspektif akademik sekaligus memperkuat tradisi intelektual di lingkungan kampus. Program Studi Sosiologi FISIP Universitas Bangka Belitung berkomitmen untuk terus menghadirkan kuliah tamu yang inspiratif dan relevan dengan perkembangan ilmu sosial kontemporer, sehingga mahasiswa dapat semakin siap menghadapi tantangan akademik maupun sosial di masa depan.