Mahasiswa Sosiologi UBB Laksanakan Kuliah Lapangan di Kemendukbangga

05 Des 2025 263
Mahasiswa Sosiologi UBB Laksanakan Kuliah Lapangan di Kemendukbangga

Pangkalpinang, 3 Desember 2025 — Mahasiswa Program Studi Sosiologi Universitas Bangka Belitung (UBB) semester V, peminatan mata kuliah Demografi dan Kependudukan, melaksanakan kuliah lapangan di Kantor Kemendukbangga atau Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jalan Air Itam, Pangkalan Baru, Bangka Tengah. Rombongan mahasiswa disambut hangat oleh jajaran BKKBN dan langsung mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran berbasis case method.

Herza, M.A., dosen pengampu mata kuliah Demografi dan Kependudukan, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberi manfaat besar bagi mahasiswa.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama untuk melihat aspek praktis dari ilmu yang diperoleh di kelas. Selain itu, berguna dalam penyusunan tugas akhir yang berkaitan dengan data demografi dan kependudukan, serta membantu memetakan isu-isu aktual,” ujarnya.

Kuliah umum disampaikan oleh Fazar Supriadi Sentosa, S.H., dengan materi bertajuk Transformasi Kemendukbangga melalui Kolaborasi dengan Perguruan Tinggi Peduli Kependudukan (PTPK). Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pembangunan keluarga sebagai fondasi tercapainya Visi Indonesia Emas 2045, sekaligus menjelaskan mandat strategis Kemendukbangga/BKKBN berdasarkan Perpres Nomor 180 dan 181 Tahun 2024.

Mahasiswa juga mendapat penjelasan mengenai berbagai isu kependudukan nasional dan daerah, seperti transisi demografi, bonus demografi, struktur umur penduduk, hingga indeks kepedulian isu kependudukan di Bangka Belitung. Selain itu, mereka diperkenalkan pada program strategis seperti GENTING, TAMASYA, GATI, dan SIDAYA, serta peran mahasiswa dalam program Mahasiswa Penting sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting dan penguatan kualitas keluarga.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi interaktif berbasis studi kasus, yang memberikan pengalaman langsung mengenai implementasi kebijakan, program, dan data kependudukan di lapangan.

Sebagai penutup, mahasiswa diajak meninjau fasilitas kantor BKKBN, termasuk Ruang TAMASYA dan Pusat Data, untuk melihat lebih dekat proses layanan, edukasi, serta dokumentasi data kependudukan yang menjadi dasar perencanaan pembangunan keluarga.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami dinamika isu kependudukan, integrasi kebijakan pembangunan keluarga, serta pentingnya peran akademisi dalam mendukung pencapaian Indonesia Emas 2045.