Sekolah Lapang Ekologi Pesisir Laut Perkuat Kesadaran Lingkungan dalam Program Bina Desa HIMASOS 2026
Batu Beriga, 15 Juli 2026 – Himpunan Mahasiswa Sosiologi (HIMASOS) Universitas Bangka Belitung kembali melaksanakan rangkaian Program Bina Desa (Bindes) HIMASOS 2026 melalui kegiatan Sekolah Lapang bertema "Ekologi Pesisir Laut". Memasuki hari ke-9 pelaksanaan program yang berlangsung selama 12 hari, kegiatan ini menjadi wadah edukasi sekaligus ruang kolaborasi dalam meningkatkan kepedulian terhadap pelestarian ekosistem pesisir di Desa Batu Beriga.
Kegiatan yang diselenggarakan pada Rabu, 15 Juli 2026, pukul 13.00–16.00 WIB di Gedung Sanggar Seni Desa Batu Beriga ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang. Hadir sebagai pemateri, Dr. Fitri Ramdhani Harahap, S.Sos., M.Si. dari Program Studi Sosiologi Universitas Bangka Belitung, M. Rizza Muftiadi, S.Si., M.Si. dari Program Studi Manajemen Sumber Daya Perairan Universitas Bangka Belitung, serta Ahmad Subhan Hafiz selaku Direktur Eksekutif Daerah WALHI Kepulauan Bangka Belitung.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Bupati Bangka Tengah, anggota WALHI, tamu dari Italia, seluruh panitia Bina Desa HIMASOS 2026, serta masyarakat Desa Batu Beriga yang mengikuti kegiatan dengan antusias. Melalui penyampaian materi dan sesi diskusi interaktif, peserta diajak memahami pentingnya menjaga keseimbangan ekologi pesisir serta membangun kesadaran kolektif dalam upaya pelestarian lingkungan.
Sebagai wilayah yang memiliki potensi pesisir yang besar, Desa Batu Beriga memerlukan sinergi antara masyarakat, akademisi, pemerintah, dan organisasi lingkungan dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam. Oleh karena itu, Sekolah Lapang ini diharapkan mampu meningkatkan wawasan masyarakat sekaligus mendorong lahirnya kepedulian bersama terhadap kelestarian ekosistem pesisir sebagai bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat hingga penutupan acara yang diakhiri dengan makan bersama secara prasmanan. Momen tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara narasumber, tamu undangan, panitia Bina Desa HIMASOS 2026, dan masyarakat Desa Batu Beriga dalam mewujudkan kolaborasi yang berkelanjutan untuk menjaga lingkungan pesisir.



