Sosialisasi Kampus Berdampak: Mahasiswa Sosiologi UBB Pemetaan Minat dan Jalur Kontribusi
Pangkal Pinang- Program Studi Sosiologi Universitas Bangka Belitung menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kampus Berdampak pada Rabu, 17 Juni 2026 di Ruangan Seminar FISIP. Acara ini diikuti oleh 87 mahasiswa angkatan 2023 dengan kehadiran dosen Prodi Sosiologi, yakni Herza, M.A., Irwan, M.Sos., M. Fajar M.Kesos, dan Desmaisi, M.Sos. Materi utama disampaikan oleh Herza, M.A. selaku Koordinator Program Studi Sosiologi yang menekankan pentingnya pemetaan minat mahasiswa dalam empat jalur kegiatan Kampus Berdampak: riset, magang, kewirausahaan (KWU), dan kuliah kerja nyata (KKN).
Hasil pendataan awal menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa memilih jalur magang, terutama di PT Timah dan sejumlah instansi pemerintah. Namun, dosen menyoroti dinamika magang yang sering kurang memberikan keterampilan praktis dan relasi pasca studi. Sementara itu, jalur riset masih relatif sedikit diminati, padahal dosen menyatakan komitmen untuk mendampingi mahasiswa yang memilih jalur ini. Kuota riset ditetapkan sebesar 40%, sama dengan kuota magang, sedangkan KWU dan KKN masing-masing 10%. Jalur KWU baru dipilih oleh sembilan mahasiswa dengan fokus pada produk unik berbasis kearifan lokal, sementara KKN ditempatkan di berbagai daerah seperti Kab. Bangka dan Belitung.

Sejumlah mahasiswa telah menjalin komunikasi dengan instansi terkait, di antaranya Dinas Pariwisata, Dinas Sosial, DPRD, Kejaksaan, Ombudsman, Kesbangpol, hingga Bawaslu. Jalur riset mendapat dukungan pendanaan dari UBB sebesar Rp4.000.000 per proyek, sehingga diharapkan semakin menarik minat mahasiswa. Dosen juga menekankan agar mahasiswa menghindari magang di kantor desa serta mendorong pilihan yang lebih strategis sesuai kebutuhan institusi dan relevansi keilmuan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Prodi Sosiologi FISIP UBB dalam mendukung mahasiswa untuk berdaya saing melalui jalur akademik, profesional, maupun kewirausahaan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan mahasiswa dapat lebih terarah dalam memilih jalur kegiatan Kampus Berdampak sesuai minat, potensi, dan kebutuhan masyarakat, sekaligus memperkuat kontribusi Prodi Sosiologi terhadap pembangunan daerah dan bangsa.
