Dosen UBB Berdayakan Remaja Gebong Memarong melalui Pelatihan Branding Digital Wisata Berbasis Budaya Lokal
Bangka, 24 September 2026 — Upaya memperkenalkan potensi wisata sekaligus menjaga keberadaan budaya lokal terus dilakukan melalui keterlibatan generasi muda. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di kawasan Gebong Memarong, Kamis (24/9/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari Pengabdian Masyarakat Tingkat Jurusan LPPM UBB 2026 tersebut mengangkat tema “Pemberdayaan Remaja Desa Wisata sebagai Pelestari Budaya melalui Pelatihan Branding Digital Wisata Berbasis Budaya Lokal di Gebong Memarong”. Program ini diketuai oleh Muhammad Fajar Nandra Caya, M.Kesos., dengan Hidayati, M.Si. sebagai anggota tim.
Melalui kegiatan ini, para remaja di sekitar Gebong Memarong mendapatkan kesempatan untuk mengenal cara mengembangkan dan memperkenalkan potensi wisata daerah dengan memanfaatkan media digital. Media sosial menjadi salah satu sarana yang digunakan karena dekat dengan aktivitas sehari-hari generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FISIP UBB turut mengambil bagian melalui keterlibatan Hilda Rakerda, M.Pd. sebagai narasumber. Kehadiran Prodi Pendidikan Bahasa Inggris memberikan penguatan pada aspek kemampuan berbahasa Inggris yang dibutuhkan dalam mendukung aktivitas pariwisata, khususnya ketika berinteraksi dengan pengunjung maupun membuat materi promosi.
Peserta mendapatkan materi yang tidak hanya berkaitan dengan pengembangan potensi wisata, tetapi juga praktik penggunaan bahasa Inggris dalam konteks pariwisata. Materi mencakup pengenalan tempat wisata, penyampaian informasi mengenai budaya lokal, penyambutan pengunjung, serta penyusunan narasi sederhana untuk kebutuhan konten digital.
Selain itu, peserta diperkenalkan pada pembuatan konten wisata dalam dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Pelatihan dasar speaking juga diberikan agar para remaja memiliki keberanian dan kemampuan dasar untuk berkomunikasi ketika memperkenalkan Gebong Memarong kepada pengunjung.
Kegiatan ini dibuka oleh Muhammad Abdul Rahman, perwakilan Yayasan Gebong Memarong Mapor. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan program yang dinilai dapat memberikan bekal praktis bagi generasi muda di kawasan wisata.
Keterlibatan Prodi Pendidikan Bahasa Inggris FISIP UBB dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mengembangkan keterampilan komunikasi bahasa Inggris di tengah masyarakat. Pembekalan tersebut diharapkan dapat mendukung remaja Gebong Memarong untuk lebih percaya diri dalam memperkenalkan lingkungan, budaya, dan potensi wisata daerahnya.
Melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, masyarakat, dan pengelola wisata, kegiatan ini diharapkan dapat membuka ruang bagi generasi muda untuk ikut mengambil peran dalam pengembangan wisata berbasis budaya. Pemanfaatan kemampuan bahasa dan media digital juga dapat menjadi sarana bagi mereka untuk memperkenalkan Gebong Memarong secara lebih luas dengan tetap mempertahankan kekhasan budaya lokal.